Skip to main content

Strategi bisnis

Definisi Networking dan Manfaatnya Dalam Bisnis!

Halo Sahabat Syakira food kali ini kita akan membahas apa itu networking..... Pengertian networking dalam bisnis dapat diartikan sebagai sebuah hubungan atau menjalini hubungan dengan banyak orang, tanpa melihat manfaat saat ini saja namun juga melihat manfaat dimasa depan. Networking merupakan satu kata yang membawa sangat banyak perubahan bagi perjalanan karir khususnya dalam berbisnis. Banyak pengusaha sukses sekarang menggunakan networking sebagai kunci dari keberhasilan mereka. Untuk membangun networking tidak hanya pengertian networking dalam bisnis saja yang harus anda ketahui namun juga cara membangunnya Bisnis tanpa sebuah jaringan atau  networking  adalah sebuah hal yang mustahil. Kenyataannya, setiap bisnis selalu memerlukan jaringan karena sebuah bisnis tidak dapat berdiri sendiri. Banyak manfaat yang dapat diperoleh jika sebuah perusahaan memiliki banyak jaringan  ,  diantaranya mampu meningkatkan penjualan, menambah koneksi dan relasi, menjadi  s...

PENGERTIAN DAN KONSEP DASAR MANAJEMEN PEMASARAN

                                Manajemen Pemasaran


Halo sahabat syakira hari ini kita akan membahasa bebepa artikel tentang manajemen pemasaran
sebelum kita bahas lebih dalam temen temen harus tahu dahulu paa itu pemasaran yang sering kita dengar di lingkungan sekitar maupun di media cetak atau online.

Okay tanpa berlama lama langsung saja kita lihat artikelnya yuh.




Pemasaran merupakan kegiatan dasar yang perlu dilakukan oleh perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaannya. Hal ini dikarenakan pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, dimana secara langsung berhubungan dengan konsumen. Kegiatan pemasaran dapat diartikan sebagai kegiatan manusia yang berlangsung dalam kaitannya dengan pasar atau jual beli.

Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan (yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif. 
Konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan, keinginan dan permintaan, produk (barang, jasa dan gagasan), nilai, biaya dan kepuasan, pertukaran dan transaksi, hubungan dan jaringan, pasar, serta pemasar dan calon pembeli.

Pengertian pemasaran menurut American Marketing Association (AMA) yang dikutip Kotler dan Keller (2016) adalah sebagai berikut: “Marketing is the activity, set of institutions, and processes for creating, communicating, delivering, and exchanging offerings that have value for customers, clients, partners, and society at large. Yang artinya “Pemasaran adalah aktivitas, mengatur lembaga, dan proses untuk menciptakan, berkomunikasi, memberikan, dan bertukar penawaran yang memiliki nilai untuk pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat pada umumnya.

Menejemen pemasaran memiliki peran penting dalam suatu perusahaan. Merencanakan suatu produk baru dan memilih pangsa pasar yang sesuai serta memperkenalkan produk baru kepada masyarakat luas. Menejemen Pemasaran menurut Kotler dan Keller (2016) “Marketing management as the art and science of choosing target markets and getting, keeping, and growing customers through creating, delivering, and communicating superior cutomer value”. Menejemen Pemasaran sebagai seni
dan ilmu untuk memilih pasar sasaran dan meraih, mempertahankan, serta menumbuhkan pelanggan dengan menciptakan, menghantarkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang unggul.

Dari beberapa pengertian diatas maka dapat disimpulkan manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan (yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.

KONSEP INTI PEMASARAN

Konsep inti pemasaran meluputi: 

kebutuhan, keinginan dan permintaan, produk (barang, jasa dan gagasan), nilai, biaya dan kepuasan, pertukaran dan transaksi, hubungan dan jaringan, pasar serta pemasar dan calon pembeli.



Konsep manajemen pemasaran didefinisikan sebagai filosofi bisnis di mana memuaskan kebutuhan konsumen adalah persyaratan ekonomi dan sosial untuk kelangsungan pertahanan perusahaan. Karena itu setiap kegiatan pemasaran di perusahaan harus diarahkan ke tujuan itu, ada 3 (tiga) elemen penting termasuk konsep manajemen pemasaran, yaitu: 
1. Orientasi Pada Konsumen (Market Oriented) Konsep pemasaran terbaik adalah menjadikan konsumen sebagai prioritas utama. Itu sebabnya dalam strategi pemasaran selalu diprioritaskan konsumen. Dalam pemasaran, konsumen biasanya dianggap raja, dan produsen adalah pelayan yang menyediakan kebutuhan raja. Layanan produsen dilakukan dengan memberikan berbagai penawaran menarik, mulai dari produk terbaik hingga layanan pelanggan. 

2. Perencanaan Kegiatan Pemasaran Pengaturan dinamis sebagai bentuk kegiatan pemasaran secara keseluruhan. Semua kegiatan pemasaran, mulai dari strategi, implementasi, analisis, pengawasan, dan kegiatan lain yang berkaitan dengan pemasaran harus diatur secara terperinci. Dengan begitu, proses analisis dan pengawasan hasil pemasaran bisa dilakukan dengan baik. Ini pada akhirnya akan membuat lebih mudah untuk melakukan evaluasi dan tindakan perbaikan pada kegiatan pemasaran.
 
3. Kepuasan Konsumen Elemen terpenting dalam pemasaran adalah kepuasan pelanggan, kepuasan konsumen tidak hanya diukur dengan kualitas produk, tetapi juga oleh bagaimana strategi pemasaran dilakukan.

FUNGSI MANAJEMEN PEMASARAN




KONSEP PENJUALAN DAN KONSEP PEMASARAN.

Konsep Penjualan 

Falsafah bahwa konsumen tidak akan membeli produk organisasi dalam jumlah yang cukup kecuali organisasi mengadakan usaha penjualan dan promosi berskala besar. Konsep ini biasanya dilakukan pada barang yang tidak dicari, yaitu barang yang mungkin tidak terpikirkan untuk dibeli oleh konsumen, contoh: ensiklopedia, tanah makam,dan yang lainnya. Dapat juga diterapkan pada barang yang baru ditawarkan ke pasar, seperti asuransi kesehatan, investasi, dan yang lainnya

Produsen yang menerapkan konsep penjualan ini harus mahir dalam melacak calon pelanggan dan menjual manfaat produk kepada konsumen. Tujuannya adalah menjual yang perusahaan buat, bukan produk apa yang dibutuhkan masyarakat konsumen.

Konsep Pemasaran 

Falsafah manajemen pemasaran ini berkeyakinan bahwa pencapaian sasaran organisasi tergantung pada penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan penyampaian kepuasan didambakan itu lebih efektif dan efisien daripada pesaing. Kemungkinan konsep ini membingungkan bila dibandingkan dengan konsep penjualan. Perbandingan antara konsep penjualan dengan konsep pemasaran, antara lain: yaitu pemasaran yang ditujukan kepada orangorang di luar perusahaan dan kegiatan internal merupakan kegiatan mengenai keberhasilan dalam menerima, melatih dan memotivasi karyawan yang memiliki kemampuan dan ingin melayani pelanggan dengan baik.

Terdapat berbagai alasan mengapa konsep pemasaran mulai diberlakukan, yaitu: 
  1. Penjualan mulai turun 
  2. Pertumbuhan produk melambat 
  3. Pola pembelian yang berubah 
  4. Persaingan yang meningkat
  5. Biaya penjualan meningkat : perusahaan mendapati pengeluaran mereka untuk iklan, promosi penjualan terasa lepas kendali sehingga manajemen memutuskan untuk melakukan audit pemasaran untuk menyempurnakan konsep mana yang akan digunakan. 

Perbandiangan utama mengenai konsep penjualan dengan konsep pemasaran dapat dilihat pada gambar dibawah:




Demikian Ulasan artikel dari Syakira food mudah mudahan dapat membantu teman teman semuanya dan bisa di mengerti. akhir kata saya akhiri salam ''SYAKIRA FOOD''
















Comments

  1. Mantap, sangat berguna untuk memulai menjadi seorang enterpreneur.

    ReplyDelete
  2. Bikin artikel lagi terkait kewirausahaan dong, share ilmu gitu heheh

    ReplyDelete
  3. Siap, nanti aku buat kiat kiat bisnis di era digitalisasi

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts